it's less me and more us! none of us is as smart as all of us

Senin, 15 November 2010

My journey on HS part II

siapa yang gak terpesona ama bangunan diatas gunung yang megah banget!!--> SAHID-BOGOR (liat websitenya www.pesantrenmodernsahid.or.id)
iya, sekarang gue udah siap mental, lahir dan batin untuk melanjutkan SMA gue di pesantren modern SAHID, tujuan utama bokap setuju, dengan harapan bisa belajar agama lebih baik lagi (amin). Setelah registrasi dan check in kamar, sorenya keluarga gue pulang dan kita berpisah pake acara terharu (sambil nangis). Well I'm ready for my new life, new friends, new environment, without handphone, tv. Sebulan pertama kerjaan gue ama temen2 yang lain adalah nangis, dan menyesali mengapa masuk ke tempat seperti ini dan mencaci semua kebodohan kita. Kurang dari satu semester temen2 gue pada gugur. Temen2 yang sedaerah dengan gue, yang sebelumnya ada 7 orang sekarang tinggal 3 orang, iri banget ngeliat temen2 yang bisa pindah dengan enak, tapi ini resiko yang udah gue ambil, malu banget ke bokap minta pindah, this's my choice. Gue selalu menghibur diri dengan baca para tokoh2 sukses, dimana mereka selalu berusaha dari nol, entah dari kemiskinan atau dari penderitaan, itu yang buat gue termotivasi, dan gue selalu mikir kalo gue berada dipenderitaan kayak mereka ! 
Dan kehidupan gue pun berubah TOTAL. Dimulai dari bangun pagi jam setengah lima dengan sirine pemadam kebakaran, terus sholat subuh berjama'ah, mulai siap2 berangkat sekolah jam setengah 6 , dan mandi HARUS mengantri. Setelah siap, kami langsung ke ruang makan, yaa nasi pun hambar rasanya, jam 7 kami harus sudah siap di depan ruang makan, karena bus telah menunggu, (sekolah kami di atas dan asrama kami di bawah, jadi dengan jarak yang lumayan sangat dibutuhkan kendaraan). Ya kami belajar sama seperti SMA lainnya dari jam 07.30-15.00 setelah itu sholat asar, extrakulikuler, shalat magrib, taddarus, makan malam, shalat isya dan belajar malam (belajar agama). Dari situ semua gue dapet pelajaran yang berharga, belajar disiplin dan menghargai waktu. Semenjak SMA gue jadi sedikit rajin ibadah dan lebih mendekatkan diri ke ALLAH. Lama2 gue menyakinin diri gue sendiri kalo gue gak salah milih ini sekolah sampai akhirnya gue betah dan mendapatkan teman2 yang begitu beragam dan sangat berharga bisa mengenal mereka.
Dulu pelajaran bahasa adalah pelajaran yang kurang gue sukai, tapi disini Mr. Syarief dan Mr.Iman merubah semuanya, gue bener2 terpesona ketika mereka begitu lancarnya berbicara bahasa asing (english/jepang). Akhirnya gue dan beberapa temen2 gue (merasa kurang in english)  ikut privat english dan gue berusaha aktif di extrakulikuler english, gue niat buat merubah semua dan gue HARUS berhasil. Gue selalu semangat dan hampir gak pernah bolos buat privat english karena Mr.Syarief sendiri yang gak pernah surut buat nyemangatin kita semua. Dan alhamdulillah hasilnya bahasa inggris gue lebih baik dari pada pas SMP. 
Kelas 2 SMA gue aktif di OSIS, disitu gue dapat jabatan sebagai sekertaris, well gue mulai sibuk dan bener2 ngeganggu kelas privat english dan math gue!! Bener2 abis waktunya buat organisasi, dan gue mulai sering bolos untuk privat english dan math hampir jarang (nyesel pas kelas 3). Pas pembagian rapot nilai gue jatoh drastis, and that's my BIG problem. Gue mulai merubah cara belajar, berusaha memanfaatkan waktu lebih (lebih) baik lagi. Setelah itu gue udah gak nafsu lagi buat beroganisasi dan benar2 pengen cepet serah terima jabatan OSIS ke adik kelas. Alhamdulillah gue naik kelas 3, dan betapa senangnya bisa serah jabatan OSIS. Bebas rasanya, dan gue fokus sefokus-fokusnya buat belajar UN dan tes masuk ke PTN, walaupun akhirnya gue masuk ke PTS (gue gak pernah nyesel udah berusaha keras belajar, ya gue mikirnya udah berusaha keras, berdoa , tawakkal, dan believing that GOD always beside me, semua ini adalah rencana ALLAH yang begitu indah jalannya).
Waktu itu(kelas 3) bisa jalan2 gratis ke luar daerah atau ke luar kota it's amazing situations for me, karena gue udah jenuh di asrama. Senengnya gue bisa ikutan lomba matematika sampai ke UIN jakarta, dan alhamdulillah kami (gue, icong, daniar) as the first winner. Ikut pesta sains nasional yang diadain IPB Bogor dan gue mencoba hal baru yaitu ikut lomba kimia #nekat (gue, reza, zaki) walaupun akhirnya kami hanya ada diurutan ke 50 dari 100 kelompok, but that's no problem, betapa senangnya kita bisa berkumpul dengan orang2 pintar seIndonesia, ya bertambah semangat untuk tidak pernah menyerah dalam belajar.
Mendekati UN hasil tryout gue paling jatuh di fisika, kacau balau! gak tau siapa yang salah tapi itu sekelas jeblok semua nilainya. Gue dan beberapa temen2 setiap abis magrib (sore kami ada les tambahan ) kami minta tambahan les lagi khusus untuk fisika dan setiap hari jum'at (hari libur) kami ikut les salemba yang mendatangkan guru dari luar untuk pemantapan UN dan masuk PTN.
Ya semua ini kayaknya gak bakalan gue dapet kalo gue sekolah di SMA lain, dan very GREATFULL to GOD udah memberikan jalan ini, mungkin yang awalnya menurut gue ini buruk tapi see now, gue dapet banyak pelajaran yang begitu berharga ! and now I always believe that GOD besides me and I never feel bad!
Selalu berusaha keras, ibadah, berdoa, tawakkal dan pasrah ! up to my GOD, you've the best planning for me.


2 komentar:

  1. bel .. ckck .
    sedihnya .
    perjuangan kita bgt ttuh . :)

    try to remain and do their best, although the results are not as you wish, but rest assured you're doing the best for others ...^^

    BalasHapus
  2. aduh terharu mendengarnya, thanks my beloved friend. iya gen, suka banget kata2 mu geen!!!
    tunggu ya cerita ttg teman2 di sahid
    thanks for comment

    BalasHapus